Seorang gadis itu ...
yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya,
lentur hati ...
telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa,
di matanya cahaya,
dalamnya ada air,
sehangat cinta,
sejernih suka,
sedalam duka,
ceritera hidupnya...
seorang gadis itu ...
hatinya penuh manja,
penuh cinta, sayang semuanya,
cinta untuk diberi ...
cinta untuk dirasa ...
namun manjanya
bukan untuk semua,
bukan lemah,
atau kelemahan dunia ...
ia bisa kuat,
bisa jadi tabah,
bisa ampuh menyokong,
pahlawan-pahlawan dunia ...
begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah,
tabahnya tak perlu pada
jasad yang gagah ...
seorang gadis itu ...
teman yang setia,
buat Adam dialah Hawa,
tetap di sini ...
dari indahnya jannah,
hatta ke medan dunia,
hingga kembali mengecap ni'matNya ...
seorang gadis itu ...
bisa seteguh Khadijah,
yang suci hatinya,
tabah & tenang sikapnya,
teman ar-Rasul,
pengubat duka & laranya ...
bijaksana ia,
menyimpan ílmu,
si teman bicara,
dialah Áishah,
penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah,
penyimpan mashaf pertama kalamullah ...
seorang gadis itu ...
bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji,
itu hanya cerca manusia,
namun sucinya ALLah memuji ...
seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah ...
kesayangan ayahanda,
suaminya si panglima agama,
di belakangnya dialah pelita,
cahya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucunda Baginda ...
bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan
tegar melindung khalifah,
meski akhirnya bermandi darah,
meski akhirnya khalifah rebah,
syaheed menyahut panggilan Allah .
seorang gadis itu ...
perlu ada yang membela,
agar ia terdidik jiwa,
agar ia terpelihara ...
dengan kenal Rabbnya,
dengan cinta Rasulnya ...
dengan yakin Deennya,
dengan teguh áqidahnya,
dengan utuh cinta yang terutama,
Allah jua RasulNya,
dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara maruah dirinya,
agama, keluarga & ummahnya ...
seorang gadis itu ...
melenturnya perlu kasih sayang,
membentuknya perlu kebijaksanaan,
kesabaran dan kemaafan,
keyakinan & penghargaan,
tanpa jemu & tanpa bosan,
memimpin tangan, menunjuk jalan ...
seorang gadis itu ...
yang hidup di alaf ini,
gadis akhir zaman,
era hidup perlu berdikari ...
dirinya terancam dek fitnah,
sucinya perlu tabah,
cintanya tak boleh berubah,
tak bisa terpadam dek helah,
dek keliru fikir jiwanya,
kerna dihambur ucapkata nista,
hanya kerana dunia memperdaya ...
kerna seorang gadis itu,
yang hidup di zaman ini ...
perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwanya,
dari lemah & kalah,
dalam pertarungan yang lama ...
dari rebah & salah,
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan menggapai cinta,
ni'mat hakiki seorang hamba,
dari Tuhan yang menciptakan,
dari Tuhan yang mengurniakan,
seorang gadis itu ...
anugerah istimewa kepada dunia!
seorang gadis itu ...
tinggallah di dunia,
sebagai ábidah,
daíyah & mujahidah,
pejuang ummah ...
anak ummi & ayah,
muslimah yang solehah ...
kelak jadi ibu,
membentuk anak-anak ummah,
rumahnya taman ilmu,
taman budi & ma'rifatullah ...
seorang gadis itu ...
moga akan pulang,
dalam cinta & dalam sayang,
redha dalam keredhaan,
Allah yang menentukan ...
seorang gadis itu dalam kebahagiaan!
Moga ar-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
perjalanan seorang gadis itu ...
menuju cintaNYA yang ABADI!
Seorang gadis itu ...
yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya,
lentur hati ...
telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa,
di matanya cahaya,
dalamnya ada air,
sehangat cinta,
sejernih suka,
sedalam duka,
ceritera hidupnya...
seorang gadis itu ...
hatinya penuh manja,
penuh cinta, sayang semuanya,
cinta untuk diberi ...
cinta untuk dirasa ...
namun manjanya
bukan untuk semua,
bukan lemah,
atau kelemahan dunia ...
ia bisa kuat,
bisa jadi tabah,
bisa ampuh menyokong,
pahlawan-pahlawan dunia ...
begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah,
tabahnya tak perlu pada
jasad yang gagah ...
seorang gadis itu ...
teman yang setia,
buat Adam dialah Hawa,
tetap di sini ...
dari indahnya jannah,
hatta ke medan dunia,
hingga kembali mengecap ni'matNya ...
seorang gadis itu ...
bisa seteguh Khadijah,
yang suci hatinya,
tabah & tenang sikapnya,
teman ar-Rasul,
pengubat duka & laranya ...
bijaksana ia,
menyimpan ílmu,
si teman bicara,
dialah Áishah,
penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah,
penyimpan mashaf pertama kalamullah ...
seorang gadis itu ...
bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji,
itu hanya cerca manusia,
namun sucinya ALLah memuji ...
seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah ...
kesayangan ayahanda,
suaminya si panglima agama,
di belakangnya dialah pelita,
cahya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucunda Baginda ...
bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan
tegar melindung khalifah,
meski akhirnya bermandi darah,
meski akhirnya khalifah rebah,
syaheed menyahut panggilan Allah .
seorang gadis itu ...
perlu ada yang membela,
agar ia terdidik jiwa,
agar ia terpelihara ...
dengan kenal Rabbnya,
dengan cinta Rasulnya ...
dengan yakin Deennya,
dengan teguh áqidahnya,
dengan utuh cinta yang terutama,
Allah jua RasulNya,
dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara maruah dirinya,
agama, keluarga & ummahnya ...
seorang gadis itu ...
melenturnya perlu kasih sayang,
membentuknya perlu kebijaksanaan,
kesabaran dan kemaafan,
keyakinan & penghargaan,
tanpa jemu & tanpa bosan,
memimpin tangan, menunjuk jalan ...
seorang gadis itu ...
yang hidup di alaf ini,
gadis akhir zaman,
era hidup perlu berdikari ...
dirinya terancam dek fitnah,
sucinya perlu tabah,
cintanya tak boleh berubah,
tak bisa terpadam dek helah,
dek keliru fikir jiwanya,
kerna dihambur ucapkata nista,
hanya kerana dunia memperdaya ...
kerna seorang gadis itu,
yang hidup di zaman ini ...
perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwanya,
dari lemah & kalah,
dalam pertarungan yang lama ...
dari rebah & salah,
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan menggapai cinta,
ni'mat hakiki seorang hamba,
dari Tuhan yang menciptakan,
dari Tuhan yang mengurniakan,
seorang gadis itu ...
anugerah istimewa kepada dunia!
seorang gadis itu ...
tinggallah di dunia,
sebagai ábidah,
daíyah & mujahidah,
pejuang ummah ...
anak ummi & ayah,
muslimah yang solehah ...
kelak jadi ibu,
membentuk anak-anak ummah,
rumahnya taman ilmu,
taman budi & ma'rifatullah ...
seorang gadis itu ...
moga akan pulang,
dalam cinta & dalam sayang,
redha dalam keredhaan,
Allah yang menentukan ...
seorang gadis itu dalam kebahagiaan!
Moga ar-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
perjalanan seorang gadis itu ...
menuju cintaNYA yang ABADI!
Sunday, November 8, 2009
seorang wanita
Tuesday, November 3, 2009
malunya seorang wanita
MUKADDIMAH
Dulu2 saya ada ditanya oleh bekas pelajar sy ada bertanya tentang muslimah yang menayangkan pelbagai gambar didalam blog dan freindster. Saya jawab hukumnya harus selagi mana ia menutup aurat. Namun dari sudut adab yang tinggi bagi seorang muslimah tidak selayaknya sebagai muslimah yang mempunyai sifat malu yang tinggi untuk dia
sewenang-wenangnya mendedahkan diri dan mukanya kepada khalayak ramai tanpa tujuan yang dibenarkan. Sebentar tadi saya baca buku "makarimul akhlak Fil Islam" yang tentang kisah seorang wanita yang malu mendedahkan mukanya di mahkamah perbicaraan Islam. Oleh itu saya ingin menulis tentang malunya seorang wanita.
MALUNYA WANITA DALAM QURAN
Didalam al-Quran disebut kisah dua anak Nabi Syuaib as dengan Nabi Musa as. Firman Allah swt:
"Salah seorang anak perempuan Nabi Syuaib as berjalan untuk menemui Nabi Musa dengan penuh rasa malu" (25 :al-Qasas)
Dalam tafsir Sofwatut Tafasir menyatakan anak perempuan> Nabi Syuaib as datang sambil menutup mukanya dengan pakaiannya.
Anak Nabi Syuaib as ini datang berjumpa dengan Nabi Musa atas arahan ayahnya yang sudah uzur.
Pengajaran: Wanita yang mempunyai urusan dengan lelaki hendaklah berjumpa dengan penuh rasa malu dan adab yang tinggi.
MALUNYA WANITA DALAM SUNNAH
"Nabi saw tersangat malu lebih dari malunya anak dara yang berada disebalik tirainya." (Hr Ahmad-sahih)
Dalam hadis menunjukkan kepada malunya seorang wanita terutama anak dara. Ia sepatutnya tidak mempamirkan diri kepada yang bukan mahramnya tanpa keperluan.
KISAH MALUNYA SEORANG WANITA
Seorang isteri telah mengemukakan aduan kepada qadi Mu'tadid Ali ar-Rayy tentang 500 dinar (wang mas) kahwin yang belum dibayar oleh suaminya. Wanita tadi membawa beberapa orang saksi yang menyokong dakwaannya. Si suami tidak mengakui dakwaan si isteri. Qadi pun menyuruh saksi-saksi untuk mengemukakan penyaksian mereka untuk menyokong dakwaan si isteri. Para saksi berkata: "Wanita ini hendaklah memperlihatkan wajahnya supaya kami dapat pastikan dia lah wanita yang kami maksudkan."
Si Qadi menerima permintaan para saksi dan menganggapnya itu hak saksi2. Wanita menolak untuk menunjukkan mukanya kerana malu. Si Qadi menyuruh wanita tadi untuk memperlihatkan wajahnya untuk meneruskan dakwaan tadi. Tiba2 si suami yang bersimpati dengan isterinya segera berkata:
"Tidak usah tunjukkan muka mu. Aku mengakui dakwaan mu itu."
Si isteri terkesan dengan sikap suaminya lalu berkata:
"Aku menjadikan Allah sebagai saksi dan juga kamu semua bahawa aku halalkan semua mas kahwinku dunia dan akhirat."
Pengajaran: Walaupun ditempat yang sepatutnya wanita tadi membuka purdahnya untuk mendapatkan haknya tetapi oleh kerana itu sifat malu yang tinggi menyebabkan dia sanggup mengorbankan 500 dinar (wang emas).
KESIMPULAN
Oleh itu, walaupun wanita diharuskan meletakkan gambarnya diruang yang dilihat oleh bukan mahramnya selagi menutup aurat tetapi sebagai muslimah yang kuat pegangannya dengan Islam dan sifat malunya yang tinggi hendaklah menjaga dari mendedahkan gambarnya tanpa sebab dan tujuan seperti diletakkan gambarnya di blog dan friendster. Terutama yang mempunyai paras rupa yang cantik amatlah dituntut untuk mengelakkan perkara ini. Ini kerana Islam melarang wanita melakukan perkara yang boleh mencairkan hati lelaki dan menimbulkan fitnah. Firman Allah swt:
"Janganlah para wanita itu menghentak kakinya dengan tujuan supaya orang lelaki mendengar bunyi gelang kakinya sehingga menarik perhatian orang lelaki." (Sebahgian ayat 30 : an-Nur)
Peringatan: Hendaklah sifat malu ini tidak memilih jenis bangsa dan tempat. Jangan di luar negara (mesir contohnya) mempunyai malu yang tinggi tetapi tidak dimalaysia. Hendaklah sifat malu itu kerana Allah bukannya kerana manusia. Sentiasa mengawasi kita dimana sahaja kita berada.
MALUNYA WANITA TIDAK MENEGAH IA UNTUK KELUAR MENUNTUT ILMU AGAMA
Walaupun Islam menyanjung sifat malu pada wanita tetapi hendaklah sifat malu itu tidak menegah dari dia keluar menuntut ilmu. Kita lihat kesungguhan para wanita di zaman Nabi saw. Abu Sai'id al-Khudri berkata:
Seorang wanita berjumpa Rasulullah saw dan berkata "Wahai Rasulullah, orang2 lelaki beruntung kerana selalu mendapat tazkirah darimu. Kami minta satu hari untuk kamu khususkan kepada kami bagi menyampaikan ilmu yang telah engkau ajarkan." Lalu Nabi saw menjawab:
"Berhimpun pada hari sekian-sekian. "
Kami pun berhimpun pada hari yang telah ditetapkan Nabi danNabi saw mengajar mereka apa yang telah ajarkan pada Nabi saw." (Hr Bukhari dan Muslim - sahih)
Dalam athar ada menyebut:
"Sebaik-baik wanita adalah wanita ansar, sifat malu yang ada pada mereka tidak menghalang mereka bertanya dan mencari ilmu agama."
Pengajaran: Oleh itu ditempat yang diperlukan , wanitahendaklah berani ke hadapan. Kita lihat zaman Nabi dan parasahabat bagaimana berani Nusaibah ra berjihad menentang musuh, Rafidah al-Aslami merawat orang lelaki yang cederadalam peperangan, Asma' bintu Abu bakar yang menghantarmakanan pada Nabi dan ayahnya dalam peristiwa hijrah,Khaulah yang menegur Khalifah umar di khalayak ramai dan lain-lain. Jangan menggunakan alasan malu untuk menjauhkan dari kerja-kerja menegakkan Islam. Kerja-kerja ini adalah melibatkan lelaki dan perempuan seperti yang dinyatakan
dalam ayat 71 surah at-Taubah.
Rujukan: Safwatut Tafasir oleh Sobuni, Makarimul Akhlak Fil
Islam dan Riadus salihin oleh Imam Nawawi.
nilai tudung seorang wanita
Bila wanita menjaga auratnya dari pandangan lelaki bukan muhram, bukan sahaja dia menjaga maruah dirinya, malah maruah wanita mukmin keseluruhannya. Harga diri wanita terlalu mahal. Ini kerana syariat telah menetapkan supaya wanita berpakaian longgar dengan warna yang tidak menarik serta menutup seluruh badannya dari kepala hingga ke kaki.
Kalau dibuat perbandingan dari segi harta dunia seperti intan dan berlian, ianya dibungkus dengan rapi dan disimpan pula di dalam peti besi yang berkunci. Begitu juga diumpamakan dengan wanita, Kerana wanita yang bermaruah tidak akan mempamerkan tubuh badan di khalayak umum. Mereka masih boleh tampil di hadapan masyarakat bersesuaian dengan garisan syarak. Wanita tidak sepatutnya mengorbankan maruah dan dirinya semata-mata untuk mengejar pangkat, darjat, nama, harta dan kemewahan dunia.
Menyentuh berkenaan pakaian wanita, alhamdulillah sekarang telah ramai wanita yang menjaga auratnya, sekurang-kurangnya dengan memakai tudung. Dapat kita saksikan di sana sini wanita mula memakai tudung. Pemakaian tudung penutup aurat sudah melanda dari peringkat bawahan hingga kepada peringkat atasan. Samada dari golongan pelajar-pelajar sekolah hinggalah kepada pekerja-pekerja pejabat-pejabat.
Walaupun pelbagai gaya tudung diperaga dan dipakai, namun pemakaiannya masih tidak lengkap dan sempurna. Masih lagi menampakkan batang leher, dada dan sebagainya. Ada yang memakai tudung, tetapi pada masa yang sama memakai kain belah bawah atau berseluar ketat dan sebagainya.
Pelbagai warna dan pelbagai fesyen tudung turut direka untuk wanita-wanita Islam kini. Ada rekaan tudung yang dipakai dengan songkok di dalamnya, dihias pula dengan kerongsang (broach) yang menarik. Labuci warna-warni dijahit pula di atasnya. Dan berbagai-bagai gaya lagi yang dipaparkan dalam majalah dan suratkhabar fesyen untuk tudung.
Rekaan itu kesemuanya bukan bertujuan untuk mengelakkan fitnah, sebaliknya menambahkan fitnah ke atas wanita. Walhal sepatutnya pakaian bagi seorang wanita mukmin itu adalah bukan sahaja menutup auratnya, malah sekaligus menutup maruahnya sebagai seorang wanita. Iaitu pakaian dan tudung yang tidak menampakkan bentuk tubuh badan wanita, dan tidak berhias-hias yang mana akan menjadikan daya tarikan kepada lelaki bukan muhramnya.
Sekaligus pakaian boleh melindungi wanita dari menjadi bahan gangguan lelaki yang tidak bertanggungjawab. Bilamana wanita bertudung tetapi masih berhias-hias, maka terjadilah pakaian wanita Islam sekarang walaupun bertudung, tetapi semakin membesarkan riak dan bangga dalam diri. Sombong makin bertambah. Jalan mendabik dada. Terasa tudung kitalah yang paling cantik, up-to-date, sofistikated, bergaya, ada kelas dan sebagainya. Bertudung, tapi masih ingin bergaya.
Kesimpulannya, tudung yang kita pakai tidak membuahkan rasa kehambaan. Kita tidak merasakan diri ini hina, banyak berdosa dengan Tuhan mahupun dengan manusia. Kita tidak terasa bahawa menegakkan syariat dengan bertudung ini hanya satu amalan yang kecil yang mampu kita laksanakan. Kenapa hati mesti berbunga dan berbangga bila boleh memakai tudung?
Ada orang bertudung tetapi lalai atau tidak bersembahyang. Ada orang yang bertudung tapi masih lagi berkepit dan keluar dengan teman lelaki . Ada orang bertudung yang masih terlibat dengan pergaulan bebas. Ada orang bertudung yang masih menyentuh tangan-tangan lelaki yang bukan muhramnya. Dan bermacam-macam lagi maksiat yang dibuat oleh orang-orang bertudung termasuk kes-kes besar seperti zina, khalwat dan sebagainya.
Jadi, nilai tudung sudah dicemari oleh orang-orang yang sebegini. Orang Islam lain yang ingin ikut jejak orang-orang bertudung pun tersekat melihat sikap orang-orang yang mencemari hukum Islam. Mereka rasakan bertudung atau menutup aurat sama sahaja dengan tidak bertudung. Lebih baik tidak bertudung. Mereka rasa lebih bebas lagi. Orang-orang bukan Islam pula tawar hati untuk masuk Islam kerana sikap umat Islam yang tidak menjaga kemuliaan hukum-hakam Islam.
Walaupun bertudung, perangai mereka sama sahaja dengan orang-orang bukan Islam. Mereka tidak nampak perbezaan agama Islam dengan agama mereka. Lihatlah betapa besarnya peranan tudung untuk dakwah orang lain. Selama ini kita tidak sedar diri kitalah agen bagi Islam. Kita sebenarnya pendakwah Islam. Dakwah kita bukan seperti pendakwah lain tapi hanya melalui pakaian.
Kalau kita menutup aurat, tetapi tidak terus memperbaiki diri zahir dan batin dari masa ke semasa, kitalah punca gagalnya mesej Islam untuk disampaikan. Jangan lihat orang lain. Islam itu bermula dari diri kita sendiri. Ini tidak bermakna kalau akhlak belum boleh jadi baik tidak boleh pakai tudung. Aurat, wajib ditutup tapi dalam masa yang sama, perbaikilah kesilapan diri dari masa ke semasa. Tudung di luar tudung di dalam (hati).
Buang perangai suka mengumpat, berdengki, berbangga, ego, riak dan lain-lain penyakit hati. Walau apapun, kewajipan bertudung tidak terlepas dari tanggungjawab setiap wanita Muslim. Samada baik atau tidak akhlak mereka, itu adalah antara mereka dengan Allah. Amat tidak wajar jika kita mengatakan si polanah itu walaupun bertudung, namun tetap berbuat kemungkaran.
Berbuat kemungkaran adalah satu dosa, manakala tidak menutup aurat dengan menutup aurat adalah satu dosa lain. Kalau sudah mula menutup aurat, elak-elaklah diri dari suka bertengkar. Hiasi diri dengan sifat tolak ansur. Sentiasa bermanis muka. Elakkan pergaulan bebas lelaki perempuan. Jangan lagi berjalan ke hulu ke hilir dengan teman lelaki.
Serahkan pada Allah tentang jodoh. Memang Allah sudah tetapkan jodoh masing-masing. Yakinlah pada ketentuan qada’ dan qadar dari Allah. Apabila sudah menutup aurat, cuba kita tingkatkan amalan lain. Cuba jangan tinggal sembahyang lagi terutama dalam waktu bekerja. Cuba didik diri menjadi orang yang lemah-lembut. Buang sifat kasar dan sifat suka bercakap dengan suara meninggi. Buang sikap suka mengumpat, suka mengeji dan mengata hal orang lain. jaga tertib sebagai seorang wanita.
Jaga diri dan maruah sebagai wanita Islam. Barulah nampak Islam itu indah dan cantik kerana indah dan cantiknya akhlak yang menghiasi peribadi wanita muslimah. Barulah orang terpikat untuk mengamalkan Islam. Dengan ini, orang bukan Islam akan mula hormat dan mengakui “Islam is really beautiful.” Semuanya bila individu Islam itu sudah cantik peribadinya.
Oleh itu wahai wanita-wanita Islam sekalian, anda mesti mengorak langkah sekarang sebagai agen pengembang agama melalui pakaian.
Artikel Wanita Cinta ini telah dikirimkan oleh anai di Forum Tentang Cinta.
Monday, July 13, 2009
pendaftaran untuk ambilan julai 2009
bismillahirrahmanirrahim
alhamdulillah.
hari ini, maktab kita akan menerima hampir 257 orang adik-adik baru bagi PPIMSP ambilan julai 2009. sebanyak 14 kelas akan dibuka meliputi 5 kelas untuk PA, 3 BI dan selebihnya untuk kos PJ, kajian sosial, math dan pemulihan(klu x silap)
kepada adik2 baru, selamt mendaftarkan diri di IPGM KPI.
selamat menjadi warga kampus ini.
semoga dengan kedatnagn adik2 akan menceriakan lagi suasan kampus ini.
dan yg penting, selamat menjalani MPPB.
enjoy urself k!
wsalam
Monday, June 22, 2009
ahlan wasahlan
ahlan wasahlan kepada warga baru
IPGM Kampus Pendidikan Islam
kakak-kakak dan abang-abang KPLI serta KPLI-JQAF..
selamat menjalani minggu MPPB
semoga kalian dapat menyesuaikan diri dengan cepat dan baik di kampus ini
dan selamat menjadi warga kampus!
Sunday, June 21, 2009
selamat segalanya..
bismillahirahmanirrahim...
pertama sekali,selamat kembali ke IPGM KPI yang tersayang selepas bercuti hampir 3 minggu.semoga dengan kedatangan dan semester baru ini, mampu mengubah diri supaya menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya.x salah berubah kan?
firman Allah dalam surah ar-ra'd:11
"...sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.."
namun,post kali ni lebih berkisar kepada hari bapa yang jatuh pada hari ini. sekadar lebih untuk mengingati penat-lelah dan pengorbanan seorang lelaki bergelar bapa, apa salahnya kita mengucapkan selamat untuk beliau.
pengorbanan bapa begitu tinggi nilainya. walaupun darjatnya tidak setinggi darjat seorang ibu, namun sebagai seorang anak, wajib ke atas kita untuk mentaatinya selagi tidak bertentangan dengan syariat Islam.
firman Allah dalam surah al-Isra':23
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak.Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya samapai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah' dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."
doakanlah ke dua ibu bapa kita dengan doa yang baik(al-Isra':24)
Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya, dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah,'Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil"
bagi sahabat-sahabat yang telah kehilangan ibu/bapa atau kedua-duanya
doakanlah kesejahteraan merka di sana
sabda Nabi:"Apabila mati anak Adam,maka terputuslah segala amalannya kecuali 3 perkara:Sedekah jariah(sedekah berkekalan),ilmu yang dimanfaatkan dan anaknya yang soleh yang mendoakan"
akhir,selamat hari bapa.selamat meneruskan semester baru.dan yang penting, jangan lupa perbaiki niat belajar.
Friday, June 12, 2009
2 minggu
salam
hari ni..genap 2 minggu kita bercuti..
huuu...
dan masih tinggal seminggu cuti berbaki
bila pikir2 balik
apa yg da kita lakukan dalam tempoh 2 minggu itu??
sejauh mana pengisin yg telah kita lakukan..
bermanfaatkah?
atau hanya sekadar cuti semata...
sesetgh org ada mengatakan
cuti untuk cuti
berehat dari tekanan di maktab..
assisgnment..etc
and some may say
cuti adalah masa nak "cover" dan "topup"
amalan..
pembacaan..
ye la kan..duk mktb, x smpat ngat nak baca
buku2 ilmiah lain...
sblum ni..fokus pada buku yg ada kaitan ngan subjek jek..
huuuu~
papepn...
dalam keseronokan kita bercuti
amalan jangan la cuti sama
sptutnya
makin diganda
malah berganda-ganda
[ingatan pada diri gak!]
gunakan masa yg ada
selagi kesempatan yg diberi oleh NYA
untuk dekatkan diri pada Sang Pencipta
muhasabah...
n masa ni la gak
nak berkunjung ke rumah saudara mara
bukan masa raya je...
hehehee
last,
jaga diri...
wsalam
Thursday, May 28, 2009
happy holiday ^^
rasanya
bila da tgk gmbar post
n baca pd title
pasti kwn2 da dpat agak
apa isi yg terkandung dalam entry kali ni
CUTI!!
yahOOOoooo...
terigt plak lagu sudirman..
"balik kampung...ooo..balik kampung
hati girang
perjalanan jauh x kurasa
kerna hati melonjak sama
ingin berjumpa sanak saudara
yang selalu bermain di mata
nun menghijau gunung ladang dan rimba
langit nan tinggi bertambah birunya
redup angin turut sama berlagu
semuanya bagaikan turut gembira...."
sinonimnya
lagu ni akan dimainkan tiap kali nk balik raya
tp kekadang
leh jek nak pasang tyme cuti sem kan??
huhuhuu...
papepon
selamat bercuti kps sume warga IPGM KPI
++jaga diri
kpd penunggang+pembonceng motosikal
ati2...
++penuhkan cuti ngan xtvt yang bermanfaat
isi masa ngan melakukan sesuatu yg x mensiakn2 kita
yg yg penting
sblum balik
jgn lpe
1. dtg perhimpunan pg besok(perhimpunan akhir semester)
2. kemaskan sume barang2
panjang umor
insyaAllah jumpa ag semester depan
allahu'alam...^^
Saturday, May 23, 2009
ujian ukur tahap taqwa
Rasulullah bersabda, maksudnya: "Hidup aku di dunia ini diibaratkan pengembara di atas kenderaan, kemudian berhenti berteduh di bawah pokok yang rendang, kemudian aku berlalu."
Kita menikmati kehidupan di dunia ini juga tidak lebih daripada untuk menghadapi ujian Allah, yang dapat mengukur sejauh mana tahap ketakwaan kita terhadap Allah bukannya semata-mata berseronok.
Jika tidak diuji dengan pelbagai cubaan yang sebahagian besarnya adalah perkara tidak diingini oleh nafsu manusia, sudah tentu kita tidak dapat membuktikan diri kita sebagai seorang yang bertakwa.
Ada orang mengatakan kekayaan itulah matlamat hidup di dunia tetapi ia tidak benar kerana kekayaan tidak dapat melahirkan kesejahteraan. Kadangkala harta kekayaan lesap dalam waktu yang singkat.
Sekiranya ada orang mengatakan kecantikan adalah matlamat hidupnya, itu juga salah, kerana kecantikan akan pudar apabila sampai waktunya.
Jika pangkat, darjat dan pengaruhnya boleh mencapai matlamat hidupnya, ia juga salah, kerana ia tidak kekal, ada turun naik, malah boleh lenyap.
Hakikatnya, yang kekal abadi dalam hidup kita di dunia ini ialah keredaan Allah. Justeru, fahamilah hidup kita di dunia ini ialah sementara saja dan akhirat juga yang kekal selama-lamanya.
Justeru, dalam mengejar dunia, berpada-padalah dan jangan sampai bekal untuk kehidupan di akhirat keciciran.
Thursday, May 21, 2009
EXAM MODE
Bismillahirrahmanirrahim...
exam mode?
huuu...as we all know, sume pelajar IPGM KPI..malah sume bkal2 guru kat IPGM sedang "berperang" di ats kertas..
menjawab soklan xm dengan tekun..^^
inilah yang dinamakan satu cabaran dalam sebuah perjalanan untuk bergelar seorang guru..
pernah x terlintas di lubuk fikiran dan hati kita, rasa sgt2 betuah kerana dpt melayakkan serta menempatkan diri di maktab..especially di IPGM KPI ni..
satu analogi mudah yg ingin dikongsi..
kita telah ditunjukkan jalan untuk pada mencapai satu arah
kita ditinggalkan
dan arahan atau tindakan seterusnya bergantung pada kita
begitulah dengan kita
dalam tempoh menjadi seorg bakal guru
kita amat bertuah jika berbanding rakan2 kita yang lain yang amat berharap untuk berada di sini
alhamdulillah...
elaun diberi..
tempat tinggal disedia..
yg tinggal sekarang adalah kita
mampukah kita memikul amanah n tanggungjwb yg bkal dijawat?
guru?
kerjanya bukan semudah untuk dieja
amanahnya x patut dipandang enteng semudah dibaca
amat berat..
kelak akan dipersoal..
justeru,
sama2 lah persiapkan diri
tarbiyyah diri dengan ilmu dunia + akhirat
buat bekalan kelak
bukan hanya untuk anak murid penaraju negara
apa yang lebih penting
untuk bekalan untuk bertemuNYA nanti
di suatu hari yang pasti...
papepn...dalam musim xm ni
jgn igt nk bace buku je..
masjid jgn lupa
sme2 la kite mengimarahkan rumah ALLAH
jika kte dekat dengan dgnNYA
insyaAllah DIA akan bantu kita
tp..jgn la plak smpai x bce buku..
cmne nk lulus pekse..hehehe





RSS Feed (xml)
